Laila Ummi Nadzifah (kiri) berhasil masuk dalam 10 besar dalam perlombaan Indonesia Counseling Competition (ICC) bersanding bersama Perguruan Tinggi (PT) ternama se-Indonesia (ist)
Laila Ummi Nadzifah (kiri) berhasil masuk dalam 10 besar dalam perlombaan Indonesia Counseling Competition (ICC) bersanding bersama Perguruan Tinggi (PT) ternama se-Indonesia (ist)

Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mencatatkan namanya dalam raihan prestasi tingkat nasional. Nama Kampus Multikultural tersebut semakin harum setelah satu lagi mahasiswanya, yakni Laila Ummi Nadzifah berhasil masuk dalam 10 besar dalam perlombaan Indonesia Counseling Competition (ICC) bersanding bersama Perguruan Tinggi (PT) ternama se-Indonesia.

“Awalnya saya mengirimkan artikel ilmiah secara online, kemudian artikel tersebut diseleksi dan diambil 10 besar. Tidak disangka artikel yang saya buat masuk ke dalam 10 besar. Peserta yang masuk babak final harus mempersiapkan bahan dan media untuk presentasi hasil artikel ilmiah di hadapan 3 juri,” ungkap Laila mahasiswa semester 7 Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling.

Lanjutnya, raihan yang cukup tinggi hingga masuk 10 besar tingkat nasional perlombaan ICC, menurutnya karena memang tak lepas dari bimbingan para dosen, khususnya Dosen Bimbingan Konseling (BK) Unikama, yakni Khairul Bariyyah, M.Pd dan Devi Permatasari,M.Pd.

Bahkan dua dosen tersebut dengan telaten dan sabar terus memberikan bimbingan mulai dari pembuatan artikel ilmiah sampai pada babak final.

“Berkat dosen-dosen Unikama dan doa kedua orang tua, saya bisa mendapatkan juara harapan 1 ini. Tidak mudah untuk mencapai juara ini, harus terus belajar dan berusaha. Saya tidak pernah berpikir harus mendapatkan juara, tetapi saya terus melakukan yang terbaik,” paparnya.

Mahasiswa asal Wates Wonomulyo, Poncokusumo, Kabupaten Malang ini juga menerangkan, jika dalam proses penyusunan artikel, dengan segala macam problem yang dialami memakan waktu satu bulan. Materi dalam artikel sendiri berisi tentang pengembangan inventori kecanduan internet (internet addiction) untuk siswa SMA Negeri Kota Malang.

“Untuk kedepannya semoga Unikama dan khususnya Prodi BK bisa semakin maju dan terus membuat mahasiswanya berprestasi,” tutupnya.

Terakhir ia menyampaikan, jika ingin meraih kesuksesan laluilah proses, teruslah berusaha dan berdoa. Setiap usaha yang dilakukan tidak akan pernah mengkhianati hasil. Meskipun gagal, apapun yang dilakukan bisa pengalaman berharga, agar kedepannya bisa menjadi lebih baik.