Pelaku digelandang petugas ke Polres Banyuwangi
Pelaku digelandang petugas ke Polres Banyuwangi

Diduga terbakar api cemburu, Sappari, (55), warga Dusun Pancoran, Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo nekad  membacok adik iparnya, Asmito, (62). Akibatnya korban harus menjalani perawatan intensif di RSDU Blambangan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat, (29/11/19). Ketika itu ada kegiatan gotong royong memperbaiki rumah salah satu warga.  Korban dan pelaku saat itu ikut bergotong royong. Keduanya berada di atap rumah untuk menurunkan genteng rumah.

"Pelaku membawa kapak dan membacok korban dari belakang mengenai beberap bagian tubuh korban," kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin.

Mengenai motif pelaku, Kapolres mengaku masih belum mengetahui. Pihaknya kini masih melakukan pemeriksaan saksi untuk mendalami kasus ini. Ada sekitar empat saksi yang dimintai keterangan.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Barang bukti yang kita amankan berupa kapak dan pakaian korban yang terdapat bercak darah," jelasnya.

Sementara itu, istri Korban, Sarina, (42), menyatakan suaminya mengalami luka bacok di bagian leher dan punggung. Setidaknya ada 5 luka bacok. Dia mengaku tidak berani melihat secara detil karena lukanya penuh darah.

Sarina menyebut tidak pernah ada masalah antara suaminya dengan pelaku. Menurutnya, pelaku sudah beberapa hari tidak bertegur sapa dengan suaminya. Namun perempuan ini menduga, Sp  cemburu terhadap suaminya. Karena Sp menduga suaminya ada hubungan asmara dengan istri Sp yang merupakan kakak kandungnya. 

"Dia menduga suami saya ada hubungan dengan istrinya. Tapi itu tidak pernah terbukti," jelasnya.