Muda mudi yang mengikuti audisi liga dangdut
Muda mudi yang mengikuti audisi liga dangdut

 Ratusan anak muda mengikuti audisi Liga Dangdut di Gedung Paramitha Kencana Banyuwangi, Minggu (24/11/19). Mereka berdatangan dari berbagai kota di Jawa Timur. Mereka mencari peruntungan untuk meniti karir di bidang musik dangdut dan Melayu.

Banyuwangi menjadi kota kedua di Jawa Timur yang terpilih sebagai tempat audisi. Audisi hanya dilaksanakan selama satu hari saja. Sehari sebelumnya dilakukan audisi di Kota Surabaya.  Dua kota ini dipilih karena banyak talenta muda berbakat dan bibit penyanyi.

"Karena rata-rata kota di Jawa Timur banyak yang menghasilkan bibit muda. Khususnya di bidang dangdut. Khususnya dari Surabaya dan Banyuwangi," kata Kreatif Program Liga Dangdut 2020, Alfan Amanda Salam.

Sebelumnya, menurut Alfan, telah dilakukan spesial hunt bersama musisi lokal untuk mencari bibit kuda yang memang sudah terbentuk.

Audisi di Banyuwangi ini lanjutnya, tahapannya hanya samapai tahap 2 yakni tahapan video booth. Peserta yang lolos dari precast masuk ke tahapan video booth. Tahapan ini adalah tahap akhir audisi provinsi.

"Nantinya hasil rekaman akan dibawa ke Jakarta untuk  dilakukan pemilahan dan pemilihan yang terbaik. Hasil Banyuwangi digabungkan dengan Surabaya diambil yang terbaik. Selanjutnya diambil 5 terbaik dari masing-masing provinsi untuk penjurian artis," jelasnya.

Calon peserta yang mengikuti  audisi ini berusia 14 – 25 tahun pria maupun wanita dengan bakat menyanyi dangdut. Peserta yang lolos audisi akan kembali berjuang mewakili provinsinya dan bertemu dengan duta provinsi lainnya di panggung Liga Dangdut 2020.