Kepala BKD Tulungagung, Arief Boediono (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
Kepala BKD Tulungagung, Arief Boediono (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Sebanyak 4 orang yang mendaftar posisi sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Tulungagung dinyatakan lolos seleksi administrasi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Arief Boediono, Kamis (21/11/19) di Pendopo Tulungagung.

“Diteliti berkasnya, ternyata ke 4 orang itu memenuhi (syarat) semua, diumumkan lolos seleksi administrasi,” ujarnya pada awak media.

Ke 4 orang itu adalah Sukaji yang saat ini menjabat sebagai Pj Sekda Tulungagung, lalu Tranggono Dibjo Harsono yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Tulungagung.

Santoso yang menjabat kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tulungagung. Terakhir, Budi Fatahillah yang menjabat sebagai Sekretaris DPRD Tulungagung.

Pengumuman kelolosan itu dilakukan pada Selasa (19/11/19) lalu setelah dilakukan penelitian berkas pada Senin (18/11/19) malam oleh BKD Tulungagung. Selanjutnya, berkas itu dikirimkan ke Panitia Seleksi (Pansel) di tingkat provinsi.

Setelah lolos seleksi administrasi, selanjutnya pendaftar yang lolos akan mendapatkan assesment di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Bandung, Jawa Barat, pada 25 - 26 November mendatang oleh panitia seleksi.

Lalu, pada 11 Desember mendatang akan dilakukan seleksi kemampuan bidang (SKB) di Surabaya. Hasilnya 3 nama dengan nilai tertinggi akan diserahkan kepada Bupati, untuk selanjutnya diserahkan pada KSN (Komite Seleksi Nasional) untuk direkomendasi.

"Setelah direkomendasi oleh KSN, Bupati disuruh memilih salah satu dari 3 orang ini untuk dilantik," papar Arief.

Pemilihan Sekda murni hak prerogatif Bupati. Belum tentu calon dengan nilai SKB tertinggi bisa langsung terpilih dan dilantik sebagai Sekda oleh Bupati.

Ada beberapa faktor yang menentukan calon sekda bisa dipilih dan dilantik. Faktor-faktor tersebut, di antaranya bisa diajak sepaham dengan  bupati, faktor sosio kultural, nilai SKB, dan hasil assessment.

“Itu hak Bupati, Pansel hanya membantu pemenuhan syarat,” terang Arief.

Pelantikan sekda baru, kata Arief akan dilanjutkan secepatnya setelah hasil SKB yang direkomendasikan KSN keluar. Pelantikan nantinya akan dilakukan di Tulungagung oleh Bupati setempat.

"Kemungkinan akhir Desember, disini (Tulungagung) oleh Bupati," tandas Arief.