Hearing Forsuba terkait tanah Eigendom Verponding

Hearing Forsuba terkait tanah Eigendom Verponding



DPRD Banyuwangi memfasilitasi hearing yang dilakukan Forum Suara Banyuwangi (Forsubal), Kamis (7/11/19). Hearing yang diminta Forsuba terkait klaim tanah Banyuwangi sebagai milik Halimah. Klaim ini didasarkan pada Hak Tanah Bekas Barat atau Hak Eigendom Verponding.

Ditemui usai hearing, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Haryanto menyatakan, DPRD Banyuwangi menampung semua aspirasi masyarakat. Kebetulan ada Forsuba mengajukan hearing mengklaim tanah Banyuwangi milik Hj. Halimah.

"Kita menghadirkan Pengadilan agama, BPN Banyuwangi dan pemerintah yang berhubungan dengan itu," kata pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi ini.

Dari hasil pertemuan itu, lanjutnya, bisa disimpulkan penetapan yang dikeluarkan Pengadilan Agama Cilacap itu tidak bisa untuk mengeksekusi tanah yang dimaksud. Menurutnya masih butuh bukti kongkrit untuk diproses lebih lanjut. Bukti itu yang digunakan untuk diajukan gugatan ke Pengadilan Negeri.

"Jadi ketetapan Pengadilan Agama itu tidak otomatis milik ahli waris. Dan di situ hanya ditentukan penetapan ahli waris artinya masih ada proses lanjutan. Bukan eksekusi hak milik, itu penetapan hak waris. Dikatakan BPN keputusan itu tidak semua dikabulkan. Yang dikabulkan hanya ahli warisnya bukan hak miliknya. Kalau mau hak milik ada proses lanjutan. Membawa bukti-bukti ke pengadilan," katanya.

Kepala BPN Banyuwangi Banyuwangi, Damar Galih menyatakan, pada prinsipnya Halimah ditetapkan sebagai ahli waris bukan pemilik. Jadi jika yang bersangkutan ingin mengajukan permohonan hak,  tentunya harus ditempuh dengan cara gugatan dulu.

"Supaya nanti ditentukan bahwa dia yang berhak. Intinya Bu Halimah bukan sebagai pemilik, dia hanya ahli waris. Pemiliknya Wanatirta. Tapi surat saudara Wanatirta ini harus dibuktikan dulu. Kalau Bu Halimah dinyatakan sebagai yang berhak ajukan ke BPN kita proses," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forsuba, Abdillah Rafsanjani, menyatakan, hearing itu dilakukan untuk mendeklarasikan  bahwa Halimah itu ahli waris Wanatirta. Dia yang punya hak atas tanah di Banyuwangi yang berasal tanah eigendom verponding seluas 898.815 hektar. 
"Itu hampir se-Banyuwangi, ada di Situbondo, Bondowoso dan Jember," katanya.


End of content

No more pages to load