Kepala DPMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso saat memimpin rapat persiapan event BOM (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Kepala DPMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso saat memimpin rapat persiapan event BOM (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang bakal mempertemukan pelaku usaha dengan para investor. Pertemuan itu pun dirancang melalui Bargaining on Mall (BOM) yang akan digelar pada Jumat (8/11/21019) dan Sabtu (9/11/2019) mendatang di Hall Malang City Point.

Kepala DPMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso menjelaskan, BOM merupakan istilah baru dari kegiatan rutin yang dilakukan DPMPTSP Kota Malang saat mempertemukan pengusaha dan investor. BOM sendiri dihelat dan dikemas kekinian untuk menarik masyarakat agar tak lagi ogah-ogahan mengurus dokumen perizinan.

"Dari forum ini kami harapkan ada kemitraan antara pengusaha kecil menengah degan industri juga perusahaan besar," katanya pada MalangTIMES saat ditemui usai menggelar rapat persiapan gelaran BOM, Rabu (6/11/2019) di kantor DPMPTSP Kota Malang.

Melalui kegiatan tersebut, tujuan lain yang hendak dicapai adalah kemudahan layanan publik. Sehingga, masyarakat lebih mengenal berbagai kemudahan yang diberikan saat mengurus legalitas perizinan.

"Dan semboyan kami adalah 'One Day Service, Pulang Bawa Izin'. Jadi seluruh layanan akan dilayani dalam satu hari," jelas Erik.

Salah satunya adalah layanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi perumahan sederhana yang ditargetkan selesai dalam satu hari. Sehingga, dia mengharapkan para pengusaha real estate memanfaatkan fasilitas tersebut.

"Selain itu, akan banyak lagi layanan lain yang bisa dimanfaatkan. Khusus IMB perumahan sederhana, berapapun yang diajukan, kami targetkan selesai satu hari," imbuhnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, ada puluhan perusahan dan pengusaha yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari skala mikro, kecil, menengah, dan industri. Serta berbagai jenis usaha mulai dari properti, kuliner, hingga digital. 

Tak hanya itu, pihaknya juga melibatkan Kamar Dagang dan Industri Kota Malang. Sehingga, pengusaha akan dapat bertemu dengan calon investor dengan mudah.

DPMPTSP juga menggandeng organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberi layanan publik secara langsung. Di antaranya Dispendukcapil Kota Malang, BP2D Kota Malang, Diskominfo Kota Malang, hingga Dinas Koperasi dan UMKM.

Menariknya lagi, dalam agenda tersebut akan diagendakan diskusi publik dengan mendatangkan beberapa pembicara ternama. Juga akan disuguhkan sederet hiburan menarik.

Termasuk juga kontes foto berhadiah menarik bagi siapapun yang hadir di kegiatan BOM. Selain itu, juga akan ada lomba stand terbaik bagi seluruh pengusaha yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Juga akan ada lomba mewarnai," tambahnya.

Mantan Kepala Barenlitbang Kota Malang ini menambahkan, program BOM menjadi salah satu upaya rintisan Mall Layanan Publik yang rencananya akan dibuat di Mall Alun-Alun Kota Malang.

"Karena dalam waktu dekat kami akan memiliki Mall Layanan Publik. Itu menjadi penting untuk layanan publik, karena selama ini kalau ke Block Office terlalu jauh," pungkasnya. 

 


End of content

No more pages to load