Pintu masuk jalur pendakian Ijen masih ditutup

Pintu masuk jalur pendakian Ijen masih ditutup



Setelah sempat diperpanjang, status tanggap darurat Karhutla Banyuwangi akhirnya usai. Hal ini disampaikan Komandan Satgas tanggap darurat Karhutla Banyuwangi Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto, Selasa (5/11/19). Penghentian ini didasarkan pada keputusan Bupati Banyuwangi.

"Alhamdulillah sasaran dan target yang kita rencanakan sudah teratasi dengan baik. Titik-titik api sudah tidak ada lagi. Semua itu berkat kerja sama tim gabungan, semua yang ikut kerja disini," kata pria yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0825 Banyuwangi ini.

Selama ini, lanjutnya, semua bersinergi saling membantu. Sehingga apa yang menjadi kesulitan terutama masalah kebakaran hutan juga sudah bisa diatasi. Dia juga bersyukur proses pemadaman api dibantu dengan turunnya hujan. Dia berharap tidak ada lagi bencana seperti ini.

"Untuk menghijaukan butuh waktu sekitar 3 bulanan. Untuk luasan yang terbakar seluruhnya mencapai sekitar 1.000 hektar. 80 persen berada di wilayah Banyuwangi 20 persen di Bondowoso," jelasnya.

Kepala Bidang Wilayah III Jember BB KSDA Jawa Timur, Setyo Utomo menyatakan, Ijen diperkirakan sudah  aman dan nyaman bagi pengunjung. Untuk itu, secepatnya akan dilakukan pembukaan. Pihaknya malam ini akan bersurat ke pimpinan di Surabaya.

"Kami melaporkan bahwa kondisi Ijen sudah layak untuk dibuka kembali. Kita berharap besok atau lusa sudah bisa dibuka kembali. 


End of content

No more pages to load