Kepala Dispendukcapil, Djuang Pribadi

Kepala Dispendukcapil, Djuang Pribadi



BANYUWANGITIMES - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 96 tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Perpres ini mengamanahkan pengurusan Dokumen kependudukan tidak perlu menggunakan pengantar RT/RW. Tujuannya, agar proses pembuatan dokumen kependudukan bisa lebih mudah dan lancar.

Meski aturan ini telah berlaku, namun belum sepenuhnya diterapkan oleh instansi terkait khususnya ditingkat Desa dan Kecamatan. Masih ada sejumlah Kecamatan dan Desa yang kukuh meminta surat pengantar RT/RW bagi warga yang mengurus dokumen kependudukan.

Dikonfirmasi mengenai persoalan ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi, Djuang Pribadi, menyatakan, untuk Dispendukcapil Banyuwangi dipastikan sudah menerapkan aturan ini. Djuang menyebut instansi yang dipimpinnya sudah menerapkannya sejak Perpres itu berlaku. Masyarakat tidak perlu membawa surat pengantar dari RT/RW.

"Masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan bisa langsung datang ke tempat pelayanan kami atau ke kantor Dispendukcapil Banyuwangi," kata mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Banyuwangi ini, Senin (4/11/19).

Dia mengatakan, ada pemohon yang tetap harus membawa surat pengantar RT/RW. Ini berlaku bagi warga yang datanya masih kosong, belum pernah melakukan perekaman, atau warga pindahan yang memang harus melapor kepada RT/RW setempat.

"Untuk kondisi seperti ini diperlukan karena RT/RW yang tahu kondisi di lapangan," ujarnya.

Terkait masih adanya Desa dan Kecamatan yang mengharuskan warganya membawa pengantar RT/RW untuk mengurus dokumen kependudukan, Djuang mengaku akan melakukan koordinasi dengan  Camat atau Kepala Desa dan Kepala Kelurahan. Pihaknya akan meminta pelayanan masyarakat dilakukan dengan sebaik-baiknya.

"Dalam artian kalau data cukup, saya kira tidak perlu meminta surat pengantar. Dalam waktu dekat kami akan membuat surat edaran untuk mengingatkan kembali  kriteria permohonan layanan yang ada di Dispendukcapil," tegasnya.


End of content

No more pages to load