Saiful Anwar, begal asal Dusun Tegalyasan Desa Tegalarum Sempu kini meringkuk di penjara

Saiful Anwar, begal asal Dusun Tegalyasan Desa Tegalarum Sempu kini meringkuk di penjara


Pewarta

Hakim Said

Editor

A Yahya


BANYUWANGITIMES - Begal, merupakan momok bagi masyarakat yang sangat meresahkan. Karena itu, Polisi pun berupaya keras menumpang kejahatan jalanan ini. 

Unit Reskrim Polsek Genteng berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan alias begal di jalan raya Temuguruh masuk Dusun Resomulyo RT 03 RW 03 Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (2/11/19)

Kapolsek Genteng Kompol Samsodin melalui Kanitreskrim Iptu Pudji Wahyono mengungkapkan, sekira Pukul 20.00 WIB di jalan Temuguruh masuk dusun Resomulyo Desa Genteng Wetan telah terjadi pencurian dengan kekerasan.

"Saat itu korban yang bernama Tutut Retno Kumalasari (27) warga Dusun Sidomulyo RT 05 RW 06 Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, mengendarai sepeda motor sendirian menggunakan motor Vario, setelah tiba di jalanan yang sepi selanjutnya korban dipepet oleh pelaku yang bernama Saiful Anwar (34) yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna putih hitam dengan nopol DK 2385 AA, selanjutnya tersangka langsung menarik kalung korban, terus korban teriak-teriak "jambret-jambret". Mendengar teriakan tersebut tersangka dikejar warga dan tertangkap didepan kampus STAI Ibrahimy Genteng," beber Iptu Pudji.

Dari penangkapan Saiful Anwar, warga Dusun Tegalyasan RT 01 RW 02 Desa Tegalarum Kecamatan Sempu ini, Polisi mengamankan barang bukti (BB) satu buah kalung emas, satu buah jaket Levis warna biru tua, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna putih hitam.

Pudji mengingatkan kepada warga untuk selalu berhati-hati di jalan,  terutama jalan yang sepi. "Bagi para pengendara terutama pengendara sepeda motor apalagi wanita supaya berhati-hati di malam hari yang jalannya sepi, ini untuk menjaga keselamatan kita dari orang-orang yang berbuat jahat," tegas Pudji.

Masih kata Pudji, kasus seperti ini kerap terjadi apalagi di pedesaan yg jalannya sepi. "Untuk tersangka kami amankan di Mapolsek Genteng guna proses sidik lebih lanjut. Dalam kasus ini tersangka bisa dijerat dengan pasal 365 Yo 53 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," pungkas Iptu Pudji Wahyono. 


End of content

No more pages to load