Ramdan, pelaku penganiayaan warga yang hendak BAB  di TPU Sobo sesaat usai di massa dan diamankan polisi

Ramdan, pelaku penganiayaan warga yang hendak BAB di TPU Sobo sesaat usai di massa dan diamankan polisi


Pewarta

Hakim Said

Editor

Heryanto


Warga Kelurahan Sobo Banyuwangi, geger saat melihat Abdul Rahman (74), warga Lingkungan RT 02 RW 03 Kelurahan Sobo, Banyuwangi mengalami penganiayaan, Jumat (1/11/19) sore. 

Ayah dari 4 anak tiga lelaki satu perempuan ini, saat hendak buang air besar (BAB) ditempat pemakaman umum (TPU) masuk lingkungan RT 01 RW 03  Kelurahan Sobo, Banyuwangi, tiba tiba dia dipukul dari belakang oleh seseorang yang belakangan diketahui bernama Ramdan, warga Perum Sutri Kelurahan Sobo Banyuwangi.

Akibatnya, Abdul Rahman yang tidak menyangka mendapat serangan mendadak langsung terkapar dan mengalami luka luka disekujur tubuhnya.

Bahkan, akibat sabetan senjata tajam pelaku yang bernama Ramdam, pria berperawakan sangar dengan kulit hitam itu membuat korban harus dilarikan ke RSUD Blambangan.

Slamet Purwadi,  anak pertama korban Abdul Rahman yang sempat ditemui media ini mengatakan, saat itu ayahnya hendak BAB.

Namun belum sempat tiba di TPU untuk BAB, tanpa dinyana ada seseorang yang membuka pintu dan serta merta memukulinya dari belakang hingga ayahnya mengalami patah tulang tangan kiri dan kepala luka bacok senjata tajam.

"Sekarang ayah saya sudah dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Untungnya tadi itu ada sales minuman yakult pas lewat mas, sehingga ayah saya terselamatkan," ujar Slamet.

Keterangan warga setempat, bahwa Ramdan, pelaku penganiayaan itu memang terlihat sangat membahayakan sebelum terjadinya peristiwa ini.

"Pernah saya lihat dia itu (Ramdan), hendak mencangkul seorang anak remaja waktu itu. Untungnya anak remaja itu tahu dirinya mau dicangkul, jadi dia langsung lari menyelamatkan diri," cetus warga bernama Anton, yang mengetahui ikhwal Ramdan.

Akibat kejadian tersebut, Ramdan pun sempat menjadi sasaran kemarahan warga. 

Bahkan warga pun juga sempat menjadikan Ramdan sebagai sansak hidup hingga wajahnya babak belur serta berdarah darah. 

Namun dalam kondisi begitu, Ramdan sempat berusaha kabur. Tetapi oleh warga terus dikejar dan akhirnya berhasil diamankan.

Guna menghindari amuk massa yang lebih beringas, Ramdan pun langsung diamankan anggota Polsek Kota Banyuwangi yang sudah datang di TKP seputar Pasar Sobo Banyuwangi.

Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP Ali Masduki yang dikonfirmasi media ini melalui salah satu anggota penyidik membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Sudah kita amankan pelaku penganiayaan itu, sekarang ada di mako. Karena kondisi kejiwaannya pelaku seperti kurang normal, kita upayakan pelaku ini bisa dikirim Puskesmas Licin yang dilengkapi dengan layanan (Poli) jiwa dan rehabilitasi di Kecamatan Licin Banyuwangi. Sambil menunggu keluarganya pelaku sebagai yang berhak untuk melakukan penyerahannya," terangnya.

 


End of content

No more pages to load