Tarif parkir di Bandara Abdulrachman Saleh yang sempat viral di media sosial (Foto : Istimewa)

Tarif parkir di Bandara Abdulrachman Saleh yang sempat viral di media sosial (Foto : Istimewa)


Editor

A Yahya


Warganet khususnya yang berasal dari wilayah Kabupaten Malang, kembali dibuat gempar, Jumat (1/11/2019). Kehebohan penghuni dunia maya ini, dikarenakan tarif parkir di Bandara Abdulrachman Saleh mencapai Rp 300 ribu.

Adalah akun facebook yang bernama A Tri Sudarmaji yang kali pertama memposting biaya parkir di bandara yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini, ke media sosial.

”Kejadian tadi pagi di bandara abd saleh malang, dan ini mengatasnamakan koperasi AU Abd.Saleh. Untuk diteruskan ke seluruh instrumen wisata se Malang Raya ; Mohon ijin melaporkan : pagi ini rekan Kami saudara Arie Priambodo telah dikenakan tarif parkir penjemputan bandara Abd. Saleh Malang dan PO diminta bikin permohonan pengambilan penumpang. Surat permohonan pengambilan penumpang dari PO Bus ditujukan ke koperasi Garuda Bandara Abd.Saleh ; Tarif parkir per 1 November 2019 : 1 jam pertama ; bus 300.000 ; elf/hiace 150.000 ; jeep 100.000. Mohon sarannya lur...,” tulis akun bernama A Tri Sudarmaji, ke salah satu grub facebook yang memiliki anggota lebih dari 672 ribu itu.

Dalam postingannya, Tri juga mengunggah beberapa foto terkait tarif parkir di bandara Abdulrachman Saleh. Dalam foto selembar kertas yang menunjukkan tarif harga parkir khusus tersebut, menerangkan jika tarif parkir Bus Pariwisata dikenakan biaya Rp 300 ribu di jam pertama. Sedangkan selanjutnya, per jam akan dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 50 ribu.

Bergeser ke kendaraan bus mini, tarif yang dikenakan senilai Rp 200 ribu di jam pertama, yang kemudian pada jam selanjutnya dikenakan tarif tambahan senilai Rp 50 ribu.

Kemudian untuk tarif kendaraan Elf / Hiace, tarif parkir yang dipasang senilai Rp 150 ribu di jam pertama. Sedangkan jika lebih dari 1 jam, maka dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 25 ribu per jam.

Terakhir, untuk kendaraan mobil / jeep, pada jam pertama dikenakan tarif sebesar Rp 100 ribu. Jika lebih dari ketentuan tersebut, maka dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 25 ribu per jamnya.

Dari penelusuran MalangTIMES.com, postingan terkait penjelasan biaya parkir di bandara Abdulrachman Saleh tersebut, langsung viral dan menjadi bahan perbincangan di kalangan warganet. Bahkan, ada yang mengatakan jika tarif parkir di bandara yang berlokasi di Kecamatan Pakis itu, tarifnya sama seperti menyewa jasa wanita penghibur.

”300 iku tarif parkir opo tarif murel (Rp 300 ribu itu tarif parkir apa tarif menyewa wanita penghibur),” tulis akun W Eko di kolom komentar. Tanggapan tersebut langsung ditimpali dengan komentar akun lainnya, salah satunya dari akun facebook bernama Eko Firmansyah. ”parkir plus2 sam (mas).. wkwkwkwk (ketawa),” tulisnya.

Hingga berita ini ditulis, postingan yang diunggah beberapa jam lalu itu sudah dipenuhi ratusan komentar. Bahkan warganet juga sudah membagikan postingan yang viral tersebut, sebanyak 165 kali.

Selain memberikan komentar pedas, beberapa akun juga ada yang memilih untuk tidak memberi tanggapan dan lebih memilih untuk menunggu penjelasan dari pihak bandara.

Namun, disisi lain juga ada warganet yang menganggap jika tarif parkir di Bandara Abdulrachman Saleh yang mencapai ratusan ribu itu, merupakan kesalahan penulisan. ”Iku 30 salah ketik dadi 300 sing 100 paling 10 ewu salah ketik bek menowo (Itu Rp 30 ribu salah ketik jadi Rp 300 ribu, yang Rp 100 ribu mungkin yang benar Rp 10 ribu. Sepertinya salah ketik),” tulis akun Supriono, sembari menyematkan emoticon tersenyum.

Berbeda dengan yang disampaikan akun Ismail Qulbi. Melalui akun pribadinya, akun tersebut seolah tidak terlalu ambil pusing dan lebih memilih fasilitas apa yang didapatkan jika tarif parkir mencapai ratusan ribu. ”Emang larang ngunu dikeki fasilitase opo lur? Iki parkir VVIP rego sakmono (Memangnya mahal seperti itu dapat fasilitas apa?, kalau harga segitu sepertinya tarif parkir VVIP),” tulisnya.

Dari sekian banyak komentar pro dan kontra yang diberikan oleh warganet. Akun bernama Fachrudin Arya Musa Pratama memilih untuk memberikan saran, jika memang tarif yang dikenakan pihak Bandara Abdulrachman Saleh dianggap menyalahi aturan.

”Bandara abd saleh masuk kabupaten malang,  klo menyalahi perda tentang tarif parkir yo dilaporno ae nang dishub kab malang dan satber pungli polres malang,” tulis akun bernama Fachrudin Arya Musa Pratama, di kolom komentar.

Berawal dari kejadian viral inilah, MalangTIMES.com mencoba untuk mencari kejelasan melalui pihak pengelola bandara Abdulrachman Saleh. Seperti apa kelanjutannya, simak terus pemberitaan selanjutnya.


End of content

No more pages to load