Mw menjalani sumpah pocong di masjid setempat Jumat siang

Mw menjalani sumpah pocong di masjid setempat Jumat siang



Untuk menepis tuduhan memiliki ilmu santet, Mw (55), warga Dusun Andelan, Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo nekat melakukan sumpah pocong. Dengan ritual ini dia ingin membuktikan dan meyakinkan masyarakat bahwa dirinya tidak memiliki ilmu sihir seperti yang dituduhkan.

Sumpah pocong ini dilaksanakan di Masjid Baiturrohman yang berada di dusun setempat, Jumat (1/11/19). Ritual ini dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri Forpimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Warga juga berbondong-bondong menyaksikan.

"Sumpah Pocong ini dilakukan atas permintaan yang bersangkutan sendiri. Ini dilakukan agar masyarakat yakin bahwa yang bersangkutan benar-benar tidak memiliki ilmu sihir atau santet," kata Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin.

Pelaksanaan Sumpah Pocong dipimpin ulama setempat. Sebelum memulai sumpah, Mw didandani sedemikian rupa sehingga mirip pocong. Dia kemudian berbaring di lantai masjid untuk menjalani Sumpah Pocong.

"Sekitar pukul 14.00 WIB, dilaksanakan penyerahan Berita Acara Pengambilan Sumpah Pocong. Sekitar pukul 14.30 WIB, kegiatan selesai dan berjalan dengan aman dan terkendali," jelasnya.

Kusmin menambahkan, pelaksanaan Sumpah Pocong tersebut berlatar belakang atas beredarnya isu kepemilikan ilmu santet atau sihir oleh Mw. Untuk menepis tuduhan itu, Mw meminta dilaksanakan Sumpah Pocong.

"Kami beserta 3 pilar melaksanakan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat untuk meredam situasi di lapangan pasca pelaksanaan Sumpah Pocong terhadap Mw," pungkasnya.


End of content

No more pages to load