Deklarasi Koalisi BM2 yang terdiri dari partai Gerindra, PPP dan PKS

Deklarasi Koalisi BM2 yang terdiri dari partai Gerindra, PPP dan PKS



BANYUWANGITIMES – Tiga partai politik resmi berkoalisi untuk mengusung pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2020 mendatang. Ketiga partai itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mereka membentuk koalisi bernama Banyuwangi Mumbul Maning (BM2).

Koalisi BM2 resmi terbentuk dan dideklarasikan di sebuah rumah makan di wilayah Kabat, Minggu (22/9/19). Koalisi BM2 cukup untuk mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk maju dalam pilkada Banyuwangi 2020. Sebab koalisi BM2 memiliki 20 persen dari jumlah kursi DPRD Banyuwangi yakni 11 kursi dengan rincian Gerindra 5 kursi, PPP 4 kursi dan PKS 2 kursi.

Sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, parpol atau gabungan parpol dapat mendaftarkan paslon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari jumlah suara sah pada Pemilu anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.

Ketua DPC Gerindra Banyuwangi, Naufal Badri, mengatakan, koalisi BM2 siap melahirkan pemimpin yang amanah untuk membangun Banyuwangi lebih baik dan sejahtera. “Kami bertanggung jawab melahirkan pemimpin yang bisa menyejahterakan seluruh masyarakat Banyuwangi, bukan pemimpin yang hanya menyejahterakan pejabat,” ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Banyuwangi, Faisol Aziz menyebut, proses komunikasi dalam rangka membentuk koalisi BM2 berjalan mudah, dan tidak banyak perdebatan. Setelah terbentuk koalisi BM2 ini ketiga partai dalam koalisi BM2 bekerja bersama untuk melahirkan dan memenangkan pemimpin amanah yang akan membangun Banyuwangi lebih baik dan sejahtera.

Setelah deklarasi dan penandatanganan kesepakatan, koalisi BM2 akan langsung membuka pendaftaran cabup dan cawabup Banyuwangi mulai Senin (23/9/19) besok. Baik PPP, PKS, Gerindra, kata Dia, sama-sama belum punya calon. Sehingga ego masing-masing bisa dikesampingkan.

"Kalau pun kader partai ada yang berniat mencalonkan diri, silakan mendaftar. Selanjutnya, para pendaftar tersebut akan digodok oleh sekretariat bersama yang anggotanya berasal dari ketiga parpol peserta koalisi,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PPP Banyuwangi, KH Fauzan, menyatakan, pimpinan ketiga parpol dalam koalisi BM2 memiliki persepsi yang sama untuk berjuang dan melahirkan pemimpin terbaik untuk masyarakat Banyuwangi. “Koalisi ini menjadi wadah bagi siapa pun yang memiliki kompetensi dan kemampuan memimpin Banyuwangi untuk diusung menjadi calon bupati atau calon wakil bupati,” katanya.

Meski koalisi sudah resmi terbentuk, tidak menutup kemungkinan parpol lain ikut bergabung. “Komunikasi dengan beberapa parpol lain masih berjalan. Masih terbuka pintu untuk bergabung dalam Koalisi BM2,” katanya.


End of content

No more pages to load