Aji Siswanto, pelaku penganiayaan Ibu RT. Kini meringkup di sel rutan Polsek Kota Banyuwangi

Aji Siswanto, pelaku penganiayaan Ibu RT. Kini meringkup di sel rutan Polsek Kota Banyuwangi


Pewarta

Hakim Said

Editor

Heryanto


Terbukti melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga (RT), Aji Siswanto (54) warga JL Banterang No. 35 RT 04 RW 01, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, ini diringkus tim Reskrim Polsek Kota setempat.

Pelaku pun terancam pasal 351 Ayat (1) sebagaimana KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka luka. Sementara korbannya adalah ibu RT bernama Retno Sulistiyas (58), yang juga tinggal ditempat yang sama. Penangkapan terhadap pelaku ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/121/VI/2019/Jatim/Res. Bwi/Sek. Banyuwangi tanggal 05 Juni 2019.
Dan Barang Bukti (BB)  yang berhasil disita berupa daster warna merah motif bunga.

Keterangan Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Ali Masduki, melalui Kanitreskrim Ipda Nurmansyah, pada Rabu tanggal 05 Juni 2019 sekira pukul 04.30 WIB, korban saat itu berada di dalam rumahnya dan dihampiri oleh pelaku dengan kondisimarah marah.

"Sebelumnya, pada malam takbiran Idul Adha lalu pelaku ini belum puas marahnya  kepada korban. Lalu ketika ada kesempatan, dia menghampiri korban dan memukuli nya menggunakan tangan kanan serta mencakari korban," papar Ipda Nurmansyah, Rabu (21/8/19) sore.

Sebetulnya, lanjut Nurman, panggilan akrab Kanitreskrim Polsek Kota ini, secara kebetulan pada waktu itu ada adik kandung korban dan mencoba melerai. Namun oleh pelaku tidak digubris.

"Korban akhirnya mengalami luka pada bagian wajah sebelah kanan dan kiri bengkak, serta tangan kanan lecet terkena cakaran dari pelaku," tutur Nurman.

Sebenarnya perkara tersebut sudah berusaha didamaikan, namun tetap tidak terjadi kesepakatan. Sehingga proses hukum pun menjadi solusi akhir.

"Bersama 3 anggota kita lakukan penangkapan terhadap pelaku pada Senin (19/8/19) kemarin, sekira pukul 09.00 WIB, dikediamannya JL Banterang No. 35 RT 04 RW 01, Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi," tegas Nurman.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus meringkuk dibalik jeruji besi sel rutan Mapolsek Kota Banyuwangi.

"Segera setelah BAP nya selesai, pelaku berikut BB nya akan kita limpahkan ke Kejari Banyuwangi, untuk proses hukum selanjutnya," pungkas Nurman.


End of content

No more pages to load