Kondisi Mr. X, korban tewas tertempar KA Probowangi, Sabtu (10/8/19).
Kondisi Mr. X, korban tewas tertempar KA Probowangi, Sabtu (10/8/19).

Kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) Probowangi jurusan Surabaya - Banyuwangi dan mengakibatkan satu nyawa melayang terjadi pada Sabtu (10/8/19)  sekira pukul 11.16 WIB. Korbannya adalah seorang lelaki tanpa identitas alias Mr. X. Tewasnya korban sendiri akibat dihantam KA Probowangi yang sedang melintas di atas jembatan/rel KA masuk Dusun Krajan Desa/Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi.

Keterangan beberapa saksi, awalnya KA Probowangi melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi. Sesampainya di TKP, KA Probowangi dengan masinis Joni F, melintasi KM 70÷0/1 di BH 336, tepatnya di atas jembatan rel kereta api, masuk Dusun Krajan Desa Kabat, Kecamatan Kabat, melihat seorang laki-laki berjalan di atas rel kereta api. Selanjutnya masinis membunyikan peringatan suling lokomotif berkali-kali (S-35), namun laki laki tersebut tetap bergeming. Sehingga tidak bisa dihindari laki laki tersebut dihantam kereta api hingga terlempar jatuh ke bawah jembatan.

Atas kejadian tersebut, pihak Polsuska langsung melaporkannya ke Polsek Kabat. Tak lama kemudian Kanitreskrim Ipda Putu Ardana bersama anggotanya serta Ka. SPKT langsung mendatangi TKP. Dari hasil olah TKP dibawah jembatan rel kereta api, ditemukan korban telah meninggal dunia.

"Kita temukan tanpa identitas. Ciri cirinya, laki-laki, umur sekira 60 tahun, tinggi badan 165 cm, korban memakai kemeja warna coklat, switer putih abu abu, celana panjang jeans warna biru, warna kulit sawo matang, celana dalam biru muda, rambut lurus, beruban. Luka yang diderita antara lain pecah pada bagian kepala atas, patah lengan kiri, patah paha kanan, tulang rusuk dan tulang dada remuk," papar Ipda Putu Ardana mewakili Kapolsek Kabat AKP Supriyadi.

Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dikirim ke kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi. "Sambil kita tunggu barangkali nanti ada dari pihak keluarganya, yang kita juga tidak tahu, karena tidak ada identitasnya sama sekali," pungkas Ipda Iptu Ardana.