Bupati Abdullah Azwar Anas salami dan semangati siswa SMA/SMK di hari pertama masuk sekolah
Bupati Abdullah Azwar Anas salami dan semangati siswa SMA/SMK di hari pertama masuk sekolah

Di hari pertama masuk sekolah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan kunjungan ke SMKN I Glagah, Banyuwangi. Kedatangan orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi ini untuk menyemangati anak-anak SMA/SMK yang sedang mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Apel MPLS yang digelar di SMKN I Glagah ini diikuti sekitar 1.000 siswa yang berasal dari empat sekolah, yakni SMKN I Glagah, SMAN I Glagah, SMAN I Giri dan SMKN I Banyuwangi.  

Di hadapan ratusan siswa tersebut, Anas langsung memberikan contoh tokoh-tokoh bangsa yang memulai kiprahnya sejak masa SMA, salah satunya Bung Karno (Soekarno). Tokoh proklamator ini sudah menuliskan mimpinya membangun bangsa sejak dari masa SMA.  

“Di kamar Bung Karno kala SMA sudah tertulis “Masa Depan Bangsa Indonesia akan Dikobarkan Anak Muda”. Dan itu diwujudkan oleh Bung Karno bersama tokoh-tokoh muda lainnya untuk membentuk republik. Ini menunjukkan bahwa usia SMA adalah masa transisi yang paling penting. Masa-masa SMA ini menentukan kesuksesan di masa mendatang,” ujar Anas, Senin (15/7/19).  

Di masa sekarang pun, anak-anak muda Indonesia juga terus berkiprah. Anas lalu menyebut para pendiri perusahaan rintisan tekonologi, mulai dari pendiri Gojek, Bukalapak, hingga Ruangguru.

"Kita mengenal Nadiem Makarim, Achmad Zaky, juga ada Belva Devara yang mendirikan bimbel online Ruangguru. Masih ada juga Warung Pintar, startup yang menggarap teknologi sektor ritel. Warung kecil didigitalisasi dan dipermak sedemikian rupa untuk membuatnya berdaya saing dengan ritel modern. Di usia muda, mereka telah berperan besar dalam kemajuan bangsa. Ini harus menjadi penyemangat kalian untuk mulai mengukir prestasi dari sekarang,” papar Anas.

Dalam kesematan itu, Anas meminta agar para pelajar mau belajar secara rajin dari sekarang dan tidak boleh mudah menyerah. "Walau kita ini berada di ujung pulau, jangan patah arang. Dengan perkembangan teknologi komunikasi, semuanya sekarang memiliki peluang yang sama untuk sukses,” tandas Anas.  

Selain itu, Anas juga berpesan agar para guru senantiasa melakukan inovasi dalam pengajaran siswa. Guru, lanjut Anas, kini tak perlu malu menjadikan siswa sebagai teman diskusi. “Tidak kita pungkiri, anak-anak muda sekarang jauh lebih menguasai teknologi dibanding kita. Jangan malu bertanya ke mereka, anak-anak ini justru harus kita jadikan referensi,” lontar Anas.

Di akhir pidatonya, Anas meminta agar siswa meningkatkan ibadahnya. Menurut Anas, kesuksesan seseorang tak lepas dari bantuan Allah SWT. “Kita boleh belajar setinggi langit, tapi ingat Allah SWT tetaplah yang menentukan. Dan jangan lupa, peduli dengan sesama teman yang membutuhkan pertolongan. Siapa yang menolong orang lain, maka kita akan dilingkupi keberkahan,” jelas Anas.

Usai menyemangati anak-anak SMA tersebut, Anas menyempatkan diri bertemu dengan para wali murid dan melihat sejumlah inovasi karya anak SMKN 1 Glagah, antara lain prototype smart home yang bisa dikendalikan dari telepon genggam.

SMKN 1 Glagah, memang dikenal banyak menghasilkan teknologi sederhana yang dirancang oleh siswa dan guru. Bahkan, mereka tengah mendirikan Rumah Inovasi untuk memfasilitsi karya-karya anak didiknya.